WELCOME TO MY BLOG

Friday, October 28, 2016

Tugas 2 SDM Pada Perusahaan dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Nama : Abdurrahim Yusuf
Kelas : 4IA22
NPM  : 50413045
Dosen: Rina Noviana


SDM (Sumber Daya Manusia)




Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu faktor yang sangat penting bahkan tidak bisa dilepaskan dari sebuah organisasi, baik perusahaan ataupun instuisi. Selain itu, SDM juga merupakan faktor yang mempengaruhi perkembangan suatu perusahaan.



Perencanaan


Perencanaan sebenarnya adalah suatu cara “rasional” untuk mempersiapkan masa depan Becker (2000) dalam Rustiadi (2008 h.339). Sedangkan menurut Alder (1999) dalam Rustiadi (2008 h.339) menyatakan bahwa :


“Perencanaan adalah suatu proses menentukan apa yang ingin dicapai di masa yang akan datang serta menetapkan tahapan-tahapan yang dibutuhkan untuk mencapainya. Sebagian kalangan berpendapat bahwa perencanaan adalah suatu aktivitas yang dibatasi oleh lingkup waktu tertentu, sehingga perencanaan, lebih jauh diartikan sebagai kegiatan terkoordinasi untuk mencapai suatu tujuan tertentu dalam waktu tertentu. Artinya perencanaan adalah suatu proses menentukan apa yang ingin dicapai di masa yang akan dating serta menetapkan tahapan-tahapan yang dibutuhkan untuk mencapainya.
Rekruitmen



Pengertian
Rekrutmen adalah proses mencari, menemukan, mengajak dan menetapkan sejumlah orang dari dalam maupun dari luar perusahaan sebagai calon tenaga kerja dengan karakteristik tertentu seperti yang telah ditetapkan dalam perencanaan sumber daya manusia







Analisa Website Perekrutan Sumber Daya Manusia Pada Website PT EXA Mitra Solusi







Tujuan utama dari proses rekrutmen dan seleksi adalah untuk mendapatkan orang yang tepat bagi suatu jabatan tertentu, sehingga orang tersebut mampu bekerja secara optimal dan dapat bertahan di perusahaan untuk waktu yang lama. Meskipun tujuannya terdengarsangat sederhana, proses tersebut ternyata sangat kompleks, memakan waktu cukup lama dan biaya yang tidak sedikit dan sangat terbuka peluang untuk melakukan kesalahan dalam menentukan orang yang tepat

Proses
Proses pelaksanaan rekrutmen dan seleksi biasanya terdiri dari beberapa langkah atau tahapan. Di bawah ini adalah langkah-langkah yang biasanya dilakukan dalam pelaksanaan rekrutmen dan seleksi:


1. Mengidentifikasi jabatan yang lowong dan berapa jumlah tenaga yang diperlukan.

Proses rekrutmen dimulai saat adanya bidang pekerjaan baru di perusahaan, karyawan dipindahkan atau dipromosikan ke posisi lain, mengajukan permintaan pengunduran diri, adanya PHK, atau karena pensiun yang direncanakan. Pada website PT EXA Mitra Solusi memerlukan tiga bagian pekerjaan yang dibutuhkan yaitu application testing programmer, Rekrutmen & selection dan staff administrasi . Masing-masing bagian ditempatkan di jakarta.


2. Mencari informasi jabatan melalui analisa jabatan







Untuk memperoleh uraian jabatan (job description) dan spesifikasi jabatan (job spessification) sebagai landasan dalam membuat persyaratan jabatan. Persyaratan jabatan harus dibuat secara hati-hati dan sejelas mungkin agar dalam penerapannya nanti tidak ditemui kekaburan-kekaburan yang mengganggu proses selanjutnya. Pada website PT EXA Mitra Solusi untuk perekrutan Application Testing Programmer memiliki beberapa job description   yaitu  : 
  1. membuat script uji coba (testing) otomatis untuk menguji coba (testing) aplikasi
  2. menguji coba desain aplikasi, pembuat(development), integrasi dan maintance
  3. berpartisapasi dalam membuat/menciptakan dan menjalankan tes skenario untuk unit, proses dan fungsi , sistem yang terintegrasi dan penerimaan uji cob 

3.Jika persyaratan jabatan telah tersusun, maka langkah berikutnya adalah menentukan dimana kandidat yang tepat harus dicari.

Dua alternative untuk mencari kandidat yakni dari dalam perusahaan atau dari luar perusahaan. Jika diambil dari dalam, apabila kebutuhan staf untuk masa yang akan datang telah direncanakan, maka perlu juga diketahui siapa kira-kira karyawan yang ada saat ini yang dapat dipindahkan atau dipromosikan. Jika kandidat harus dicari dari luar perusahaan maka perlu dipertimbangan dengan cermat metode rekrutmen yang tepat untuk mendaptkan kandidat tersebut.

4. Persyaratan Untuk Menempati Posisi Bagian Pekerjaan Yang Diinginkan

Pada website PT EXA Mitra Solusi posisi bagian perkerjaan memiliki beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh karyawan/karyawati pada posisi Application Testing Programmer kualifasinya  yaitu:
  • Maksimal berusia 28  tahun 
  • Minimal Sarjana S1 atau S2 Teknik Informatika/Sistem Informasi (Minimum IPK: 3.00)
  • Mengerti dan mempunyai pengalaman menggunakan visual basic 6.0/fungsi VB net
  • Mempunyai pengalaman membuat aplikasi menggunakan VB merupakan nilai plus
  • Baik dalam berbicara dan menulis menggunakan bahasa inggris
  • Lulusan (sarjana baru) diperbolehkan untuk mendaftar
Pada Posisi Staff Administrasi Kualifikasinya: 
  • Pria/Wanita, belum menikah berusia maksimal 28 tahun
  • Min D3 dari semua jurusan diutamakan jurusan Sistem Informasi/Manajemen Informatika/ Teknik Informatika  IPK 3.00
  • Mampu mengoperasikan komputer ( MS.word, MS.Excel, Power Point)
  • Teliti dan Cekatan
Pada Posisi Rekuirtmen & Selection Kualifikasinya :

  • Wanita , belum menikah maksimal berusia 28 tahun
  • Minimal S1 Psikologi/S2 Psikologi Industri dan Organisasi   
  • Mampu mengoperasikan komputer ( MS.word, MS.Excel, Power Point
  • Teliti dan Cekatan
  • Lulusan dari Universitas Atma Jaya dan Tarumanegara.

5. Surat Lamaran

Ketika ingin melakukan rekuirtmen seorang karyawan/karyawati harus membawa surat lamaran , CV dan foto terbaru (berwarna berukuran : 4x6) ,fotocopy KTP + Ijazah + Transkip Akademik +  surat keterangan catatan kepolisian dan kirimkan semua ke alamat :

PT EXA Mitra Solusi
Rukan Graha Arteri Mas Kav.63
Jalan Panjang No.68
Kebon Jeruk- Jakarta  11520 



Tanggung Jawab Sosial Perusahaan


Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya). perusahaanadalah memiliki berbagai bentuk tanggung jawab terhadap seluruh pemangku kepentingannya, yang di antaranya adalah konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitasdan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Pada PT Ramayana 
Lestari Sentosa Tbk

Secara historis, Ramayana membantu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat umum,terutama masyarakat yang tinggal di sekitar toko, gudang dan fasilitas lainya. Dalam hal ini, Perusahaan menyadari tanggung jawab kepada seluruh pemangku kepentingan dan para tetangganya di seluruh Indonesia.Salah satu aspek program ini adalah pengalaman kerja, dalam bentuk kerja magang, yang kami tawarkan kepada pelajar Indonesia di toko kami. Peserta pelatihan magang (PKL) yang kami rekrut, terutama selama musim Lebaran, saat pengunjung membludak,dan Natal/Tahun Baru, diikutsertakan pada kursus pelatihan tiga hari (bersama-sama dengan karyawan baru Ramayana). Total peserta siswa magang tahun ini adalah 9.200 siswa SMU dari 222 sekolah di seluruh Indonesia. Sebagian dari siswa magang yang direkrut sebagai PKL berasal dari SMK Divisi Perhotelan. Di samping itu, bila mungkin, Ramayana terus melakukan survey dan merencanakan bantuan kesehatan dan sosial, dalam upaya untuk membagi bantuan untuk keluarga yang membutuhkan yang tidak mampu berobat, terutama bagi yang tinggal di kawasan-kawasan yang berbatasan dengan dunia usaha. Perusahaan juga menggelar kegiatan sosial pada September 2015 dengan membagikan 5000 paket sembako yang perbungkusnya bernilai Rp 100.000 kepada masyarakat sekitar kawasan Cengkareng. Kami terus bekerja dan berbagi dengan masyarakat sekitar, terutama mereka yang tinggal di kawasan sekitar outlet kami, untuk memperlihatkan bahwa kami memiliki kesadaran sosial dan menjadi pelakubisnis yang berguna bagi masyarakat.










Daftar Pustaka : 
http://examitrasolusi.co.id/#/blog/Vacancy-Staff-Administrasi.html
http://examitrasolusi.co.id/#/menu/home.html
http://pakarkinerja.com/strategi-rekrutmen-karyawan-untuk-mendapatkan-sdm-terbaik/
http://www.indonesia-investments.com/upload/bedrijfsprofiel/428/Ramayana-Lestari-Sentosa-Annual-Report-2015-Company-Profile-Indonesia-Investments.pdf





Tuesday, September 27, 2016

Pengertian , Fungsi dan Bisnis

 

Nama: Abdurrahim Yusuf
Kelas : 4IA22
NPM  :50413045
Dosen : Rina Noviana



Pengertian Bisnis

Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis-bisnis lainnya, untuk mendapatkan sebuah laba. Secara historis kata bisnis berasal dari bahasa inggris yaitu business, dari kata busy yaitu yang artiya “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat.

Pengertian Bisnis menurut para ahli

1.Hooper

Menurut  Hooper mendefiniskan bahwa bisnis adalah segala dan keseluruhan kompleksitas yang ada pada berbagai suatu bidang seperti dalam penjualan (commerce) dan sebuah industri,  industri dasar, processing, dan industri manufaktur dan jaringan , distribusi, erbankan, insuransi, transportasi , dan seterusnya yang kemudian melayani dan memasuki secara utuh didalam dunia bisnis secara menyeluruh.

2. Urwick dan hunt

Menurut Urwick dan hunt menyatakan bahwa bisnis adalah segala perusahaan yang membuat , mendistribusikan , ataupun dalam menyediakan segala barang ataupun jasa yang dibutuhkan oleh anggota masyarakat lainnya serta untuk bersedia dan mampu membeli atau membayarnya.

3. Prof Owen

Menurut Prof Owen menyatakan bahwa bisnis adalah sebuah perusahaan yang berhubungan dengan suatu produksi dan ditribusi barang-barang untuk dijual ke pasaran ataupun untuk memberikan harga pada setiap jasanya.

4. Prof  L.R Dicksee

Menurut Prof L.R Dicksee menyatakan bahwa bisnis adalah suatu bentuk aktivitas yang utamanya bertujuan untuk mendapatkan sebuah keuntungan bagi yang berusaha atau yang berkepentingan dalam terjadinya suatu aktivitas.

5. Mc Naughton

Menurut Mc. Naughton menyatakan bahwa Bisnis adalah suatu pertukaran barang-barang uang atapun jasa untuk mendapatkan keuntungan mutual

6. Wiliam Spregal

Menurut WiliamSpregal menyatakan bahwa Bisnis adalah segala suatu aktivitas yang berkaitan dengan suatu produksi dan dalam perjualan barang-barang ataupun jasa bisa diklasifikasikan dalam sebuah aktivitas –aktivitas bisnis 


Fungsi Bisnis 

 Bisnis memiliki beberapa fungsi:

 · Untuk mencari dan menemukan sumber bahan baku untuk mengolah bahan baku menjadi produk  

·  Untuk meyalurkan produk jadi ketangan konsumen Bisnis.

Tujuan Bisnis

Pada umumnya tujuan didirikannya suatu bisnis atau perusahaan tidak hanya profit oriented semata , namun secara keseluruhan tujuan didirikannya sebuah perusahaan meliputi yaitu:

    1.      Profit
    2.      Menyediakan barang atau jasa
    3.      Bertujuan mendapatkan kesejahteraan pemilik faktor produksi dan masyarakat
    4.      Full employment
    5.      Untuk mendapatkan Eksistensi suatu perusahaan dalam jangka panjang

Meskipun Tujuan utama Bisnis adalah untuk mendapatkan sebuah keuntungan namun hal tersebut bukan berti bahwa mereka tidak memiliki suatu tujuan lain selain tujuan tersebut,. Tujuan lain yang ingin dicapai oleh pelaku bisnis yaitu diantaranya:

    1.      Ingin mencakupi bebrbagai suatu kebutuhan dalam hidupnya
    2.      Untuk mensejahterakan keluarga
    3.      Ingin mendapatkan pengakuan dari orang lain
    4.      Ingin menjadi meneruskan bisnis keluarga
    5.      Ingin mencoba suatu hal baru



Manfaat Bisnis

       Bisnis memiliki beberapa manfaat yaitu sebagai berikut :
    1.      Mendapatkan Penghargaan/Pengakuan
    2.      Kesempatan untuk menjadi Bos bagi diri sendiri
    3.      Mengaji diri sendiri
    4.      Dapat mengatur waktu anda sendiri
    5.      Masa depan yang lebih cerah

Pendirian Usaha

Pengertian badan usaha

Badan usaha adalah suatu kesatuan organisasi dan ekonomis yang mempunyai tujuan untuk memperoleh laba atau keuntungan dan memberikan layanan pada masyarakat.


Bentuk-bentuk badan usaha


  1.      BUMN (Badan Usaha Milik Negara)

BUMN yaitu badan usaha yang semua modalnya ataupun sebagaian modalnya dimiliki oleh pemerintah dan status pegawai yang bekerja di BUMN adalah pegawai negeri . BUMN terbagi 3 macam :

    a.       Perjan

      Perjan adalah bentuk BUMN yang semua modalnya dimiliki pemerintah. Badan usaha ini beriorientasi pada pelayanan masyarakat. Contoh Perjan:  PJKA, PT.KAI

    b.      Perum

     Perum adalah perjan yang sudah diubah sama seperti perjan , perum dikelola oleh pemerintah dengan status perja telah diubah menjadi perum.

   c.       Persero

      Persero yaitu badan usaha yang dikelola oleh pemerintah atau negara  , sangat berbeda dengan status perjan maupun perum, tujuan dari persero adalah untuk mencari keuntungan dan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat , sehingga perssero tidak mengalami kerugian.



   2.      BUMS

BUMS adalah badan usaha yang dimodali maupun didirikan oleh seseorang ataupun kelompok swasta.Macam-macam BUMS yang diantaranya sebagai berikut :

 a.  Firma (Fa) 

    Firma yaitu suatu badan usaha yang didirikan oleh 2(dua) orang atau lebih, yang dimana setiap anggotanya mempunyai tanggung jawab penuh terhadap perusahaan

       b. CV (Commanditaire vennotschap) atau persekutuan komanditer

    CV adalah badan usaha yang dirikan oleh 2(dua) sekutu orang ataupun lebih , yang dimana sebagian merupakan sekutu aktif dan sebagian lainnya lagi merupakan sekutu pasif

Sekutu aktif adalah mereka yang menyertakan modal sekaligus menjalankan usahanya

Sekutu pasif adalah mereka yang menyertakan modal dalam usaha tersebut

       c. PT (Perseroan Terbatas)

   PT adalah badan usaha yang modalnya terbagi atas saham-saham , tanggung jawabnya terhadap perusahaan bagi para pemiliknya hanya sebatas sebesar saham yang dimiliki. 

      Yayasan
·    Bergerak di bidang sosial, keagamaan dan kemanusiaan yang tidak mempunyai anggota. Kekayaan Yayasan dipisahkan dengan kekayaan pendiri yayasan. 
            

         Koperasi
   beranggotakan orang-seorang atau badan hukum Koperasi dengan melandaska kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat berdasar atas asas kekeluargaan Sifat keanggotaan koperasi yaitu sukarela bahwa tidak ada paksaan untuk menjadi anggota koperasi dan terbuka bahwa tidak ada pengecualian untuk menjadi anggota operasi.


 Alasan Mendirikan Badan Usaha :
1.      Untuk Hidup
2.      Bebas dan tidak terikat
3.      Dorongan Sosial
4.      Mendapat Kekuasaan
5.      Melanjutkan Usaha Orang Tua

Faktor–Faktor Yang Harus Dihadapi Dalam Pendirian Badan Usaha:
1.      Barang dan Jasa yang akan dijual
2.      Pemasaran barang dan jasa
3.      Penentuan harga
4.      Pembelian
5.      Kebutuhan Tenaga Kerja
6.      Organisasi intern
7.      Pembelanjaan
8.      Jenis badan usaha yang akan dipilih.


Proses Pendirian Badan Usaha


     Salah satu yang paling penting dalam pembentukan sebuah badan usaha adalah perizinan usaha. Izin usaha merupakan bentuk persetujuan atau pemberian izin dari pihak yang berwenang atas penyelenggaraan kegiatan usaha. Surat izin usaha yang diperlukan dalam pendirianusahadiantaranya:

1. Surat Izin Tempat Usaha (SITU).
2. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).
3. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
4. Nomor Register Perusahaan (NRP).
5. Nomor Rekening Bank (NRB).
6. Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
7. Surat izin lainnya yang terkait dengan pendirian usaha


     Sedangkan proses yang harus dilakukan untuk mendirikan sebuah badan usaha yaitu sebagai berikut :
      1.  Mengadakan rapat umum pemegang saham. 
      2.  Dibuatkan akte notaris
     3. Didaftarkan di pengadilan negeri ( dokumen : izin domisili, surat tanda daftar perusahaan (TDP), NPWP, bukti diri masing - masing). Diberitahukan dalam lembar negara ( legalitas dari dept. kehakiman adapun yang menjadi pokok yang harus diperhatikan dalam hubungannya dengan  pendirian badan usaha ialah : 

     a)  Tahapan pengurusan izin pendirian : Bagi perusahaan skala besar hal ini menjadi prinsip yang tidak boleh dihilangkan demi kemajuan dan pengakuan atas perusahaan yang bersangkutan.
     b)  Tahapan pengesahan menjadi badan hukum : Tidak semua badan usaha mesti berbadan hukum. Akan tetapi setiap usaha yang memang dimaksudkan untuk ekspansi atau berkembang menjadi berskala besar maka hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan izin atas kegiatan yang dilakukannya tidak boleh mengabaikan hukum yang berlaku.
    c) Tahapan penggolongan menurut bidang yang dijalani : Badan usaha dikelompokan kedalam berbagai jenis berdasarkan jenis bidang kegiatan yang dijalani.
    d)  Tahapan mendapatkan pengakuan, pengesahan dan izin dari departemen lain yang terkait : Departemen tertentu yang berhubungan langsung dengan jenis kegiatan badan usaha akan mengeluarkan izin.
     e)  Syarat sah kontrak ( Perjanjian ) : Menurut pasal 1338 ayat (1), perjanjian yang mengikat hanyalah perjanjian yang sah. Untuk itu, pembuatan perjanjian haus mempedomani pasal 1320 KHU perdata yang menetapkan empat syarat sahnya perjanjian, yaitu :     

     §  Kesepakatan.  
     §  Kecakapan
     §  Hal tertentu
     §  Sebab yang diperbolehkan.

Yang harus diperhatikan dalam pendirian badan usaha adalah:
     1. Modal yang di miliki
     2. Dokumen perizinan
     3. Para pemegang saham
     4. Tujuan usaha
     5. Jenis usaha

Secara umum prosedur pendirian Badan Usaha adalah sebagai berikut  :
   1.Mengadakan rapat umum pemegang saham
   2.Dibuatkan akte notaris (nama-nama pendiri, komisaris, direksi, bidang usaha, tujuan perusahaan didirikan)
   3.Didaftarkan di pengadilan negeri (dokumen : izin domisili, surat tanda daftar perusahaan (TDP),  NPWP, bukti diri (identitas pribadi) pendiri)
   4. Diberitahukan dalam lembaran negara ( berupa legalitas dari Kementerian Kehakiman). Badan usaha ini didirikan untuk sosial dan berbadan hukum.




         Contoh Dokumen Badan Usaha 



Surat Izin Perdagangan

 
NRB




SIUP



NPWP

NRP/TDP
          
              AMDAL





















Link Gunadarma

http://www.gunadarma.ac.id/